Mitos di Balik HardwareAnda merasa kecewa terhadap kinerja hardware PC atau peripheral lain yang baru Anda beli? Atau Anda merasa telah dibohongi oleh pihak produsen produk-produk tersebut? Berarti dapat dipastikan bahwa Anda masih mempercayai mitos tentang hardware yang beredar di masyarakat. Kami akan membantu Anda mengungkap kebenaran dari mitos-mitos tersebut. Simak terus!
Tidak ada yang sempurna di dunia ini, mungkin pepatah tersebut cukup untuk mewakili keadaan yang ada saat ini. Di mana para produsen hardware saling berlomba untuk menciptakan produk-produk dengan teknologi dan komponen terbaru. Mereka berharap, dengan teknologi yang diusung oleh produk mereka, konsumen akan membeli produk tersebut atau paling tidak mengupgrade hardware yang sudah uzur.
Tentu saja untuk kepentingan marketing, para produsen tersebut melakukan segala macam cara supaya produk mereka dapat diterima di masyarakat. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan memasang promosi, baik di media cetak maupun media visual. Meskipun mereka melakukan promosi dengan gencar, tetap saja produk produk yang dihasilkan masih kurang sempurna dan jauh dari kenyataan yang ditawarkan, terutama produk dengan batch keluaran awal yang biasanya menyimpan banyak bug.
Produsen tentu berharap bahwa promosi yang dilakukan akan mempengaruhi masyarakat dalam menentukan produk mana yang nantinya akan mereka beli. Dan secara tidak sadar,promosi atau iklan-iklan yang beredar dalam masyarakat tersebut lambat laun akan membentuk opini di dalam masyarakat dan akhirnya akan menjadi sebuah mitos yang akan diceritakan turuntemurun kepada anak cucu mereka.
Memang harus diakui, tidak gampang untuk mengubah opini yang sudah tercipta di dalam masyarakat sejak lama, supaya masyarakat lebih melihat kepada kenyataan yang ada daripada harus mempercayai mitos yang tidak jelas dan tidak tentu kebenarannya.
Mitos VS KenyataanMitos bisa disebut juga legenda atau cerita rakyat tempo dulu yang banyak beredar di masyarakat. Sebagian orang masih mempercayai cerita-cerita tersebut, walaupun masyarakat sudah mengenal teknologi maju seperti sekarang ini atau mungkin Anda jugatermasuk salah seorang yang masih mempercayai mitos-mitos tersebut.
Mitos dalam masyarakat tidak hanya terjadi pada cerita rakyat saja, tetapi juga terjadi pada teknologi hardware PC yang ada saat ini. Mitos tentang hardware ini sendiri bisa berasal dari para produsen yang sengaja dikembangkan di dalam masyarakat dengan tujuan akhir supaya produk-produk mereka laku terjual di pasaran atau berasal dari persepsi yang timbul dalam masyarakat itu sendiri. Jangan heran apabila ternyata Anda menemui bahwa mitos seputar hardware tersebut pada kenyataannya tidak bisa dibuktikan secara benar dan bahkan tidak jarang mitos tersebut adalah salah total.
Mungkin saat ini timbul pertanyaan dari Anda, bagaimana caranya supaya kita tidak salah dalam mengenali produk-produk yang akan kita beli nantinya? Apabila dari pihak produsen saja sudah memberikan janji-janji kosong.
Jangan khawatir, pada “Cover Story” kali ini, kami akan membahas beberapa hardware PC dan peripheral-nya mulai dari mitos yang sedang berkembang pada masyarakat sekarang ini, kebenaran tentang mitos tersebut, dan tentu saja tips dari kami untuk membantu Anda dalam memilih hardware PC supaya Anda tidak membeli hardware PC berdasarkan mitos dan janji-janji kosong dari pihak produsen saja, tetapi berdasarkan kenyataan yang ada dan tentunya sudah dibuktikan oleh PC Media.
Kapasitas atau Kecepatan Lebih Besar, Belum Tentu Kinerjanya Lebih Besar JugaKebanyakan orang pasti tidak akan percaya dengan pernyataan di atas, sebab secara logika normal, semakin besar atau semakin cepat suatu alat/barang, maka hasil kinerjanya juga akan lebih besar juga. Tapi, tidak begitu halnya dengan hardware PC. Ada berbagai aspek yang mempengaruhi kinerja dari hardware PC tersebut, baik dari komponen-komponen yang digunakan maupun dari software pendukung hardware PC tersebut.
Produk Baru atau Produk LamaAnda lebih pilih yang mana? Produk baru dengan teknologi dan komponen baru, tetapi produk tersebut memiliki banyak bug dan belum dilakukan pengetesan dalam waktu yang lama sehingga bisa dikatakan belum stabil. Atau Anda akan memilih produk dengan komponen lama ditambah dengan teknologi baru, tetapi hampir bisa dikatakan tidak mempunyai bug yang berarti dan sudah dilakukan tes dalam waktu yang lama, sehingga hardware tersebut dinyatakan stabil. Tidak perlu Anda jawab, kami sudah mengetahui mana yang akan Anda pilih.
Nah, apabila dalam waktu dekat Anda ingin membeli hardware PC dan peripheral-nya, mungkin tips yang akan diberikan kali ini bisa membantu supaya Anda tidak menyesal dalam menentukan pilihan.
MOTHERBOARD: Produk Terbaru Tidak Selalu Lebih Bagus Mitos: Chipset dan teknologi–teknologi baru yang ada pada produk motherboard sekarang ini dapat mempermudah Anda dalam bebagai hal, seperti fasilitas setting BIOS,update BIOS, automatic overclocking, mendukung multi-processor, Dual-Channel, support 64-Bit, kompatibel dengan berbagai tipe processor, dan lain sebagainya.
Kenyataan: Memang tidak dapat dipungkiri bahwa motherboard dengan chipset dan teknologi yang baru mempunyai lebih banyak fitur tambahan. Tapi kita terkadang malah dibikin pusing dengan fitur-fitur tersebut, terutama bila memakai produk yang baru. Mainboard produk terbaru yang menggunakan Chipset keluaran baru masih mempunyai banyak bug, contohnya chipset Intel i915P.
Kami mencoba melakuan pengetesan pada motherboard ber-chipset Intel i915P, seperti biasa kali pertama pasti akan dihadapkan pada setting BIOS. Nah, di sinilah kami menemukan kejanggalan. Pada BIOS default, nilai clock southbridge tidak bisa diubah sama sekali. Hal ini sangat mempengaruhi kestabilan dari motherboard tersebut dan menurunkan kinerja dari motherboard tersebut cukup jauh. Meskipun masalah tersebut akhirnya dapat terselesaikan dengan cara meng-update BIOS. Pada tes hardware lainnya yang kami lakukan, kami membuktikan bahwa motherboard dengan chipset Intel i915P dan Intel i925X jauh lebih bagus daripada motherboard keluaran terbaru dengan chipset Intel i945P dan Intel i955X. Dari hasil tes tersebut, bisa disimpulkan bahwa produk terbaru tidak selalu lebih bagus bila dibandingkan produk lama.Tips:
Urungkan niat Anda membeli motherboard yang baru saja diluncurkan, karena masih rentan terhadap bug. Apabila Anda bersikeras, carilah produk motherboard baru yang memakai chipset satu tingkat di bawahnya, tetapi dengan fitur dan teknologi terbaru.
Ikuti terus “Hardware Test” di PC Media tentang motherboard.
Kamis, 06 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar